Langsung ke konten utama

Konfigurasi Mikrotik Hotspot Monitor dengan Mikhmon v4

Nama : Dhyrel Gathan Marcellino

Kelas : XI TJKT 2

No : 11

TOPOLOGI



Topologi Source : https://app.diagrams.net


Langkah-Langkah Konfigurasi


1. Konfigurasi DHCP-CLIENT pada eth1.


2. Konfigurasi IP Address untuk eth2.


3. Konfigurasi Firewall NAT.


4. Konfigurasi DHCP-SERVER.


5. Konfigurasi Hotspot Setup.


6. Buat konfigurasi untuk mikhmon dengan cara System>Users. Pertama pergi ke group untuk membuat group baru setelah itu buat user baru.

Konfigurasi ini dilakukan agar mikrotik dapat terbaca di Mikhmon.



Mikhmon 


1. Buka browser cari laksa19.github.io/?Mikhmon/v4. Lalu scroll hingga ada tulisan download pilih yang paling atas Download Mikhmon V4 Beta2.


2. Setelah itu ekstrak file yang sudah di download. Lalu klik 2 kali pada MikhmonWebserver.



3. Tampilan awal mikhmon. Aktifkan Mikhmon PHP Web Server>Klik URL.


4. Tampilan awal setelah Open Mikhmon. Untuk username dan password default yaitu :

Username = mikhmon

Password = 1234


5. Setelah itu pilih Add Router. 

Session Name : Terserah kalian 

IP MikroTik : IP yang ada setelah buka New WinBox

Username : Isi yang sudah di setting di Users pada MikroTik 

Password : Isi yang sudah di setting di Users pada MikroTik 

Hotspot Name : Terserah kalian 

DNS Name : Isi yang sudah di setting di Hotspot Setup 

Lalu Connect


6. Jika berhasil Connect maka tampilan akan seperti gambar di bawah.


7. Masuk menu Hotspot. User Profile>Add

General

Name : Terserah kalian 

Rate Limit : Terserah 

Details

Expired Mode : Terserah kalian 

Validity : Terserah kalian

Price : Terserah kalian 

Selling Price : Terserah kalian



8. Pada menu Users>Generate

General

Qty : Terserah kalian 

User Mode : Username & Password maka User dan Pass berbeda jika Username = Password maka User dan Pass akan sama

Name Length : Huruf setelah Prefix

Prefix : Terserah

Profile : Pilih yang sudah di setting di User Profile

Limit

Time Limit : Terserah kalian

Klik Generate>Default 




Pengecekan 


Disini saya coba dengan 

mrcellmbuw

2993


Pada Mikhmon Server


Pada MikroTik RouterBoard


Komentar

Postingan populer dari blog ini

LAPORAN UJI KOMPETENSI KEAHLIAN

Nama : Dhyrel Gathan Marcellino  Kelas : XII TJKT 2 No : 11 1. Buat DHCP Client Seperti gambar dibawah 2. Tambahkan VLAN pada menu Interface-VLAN 3. Klik IP-Address List dan tambahkan beberapa IP seperti dibawah 4. Klik IP-DHCP Server lalu klik DHCP Setup dan buat seperti dibawah 5. Lalu pergi ke Firewall-NAT dan tambahkan config seperti dibawah 6. Klik Filter Rules pada Firewall dan tambahkan filter seperti dibawah 7. Buka Switch pada mikrotik ke-2 dan pada menu VLAN , config seperti dibawah 8. Pada menu Port setting seperti ini 9. Masuk ke menu Bridge dan tambahkan interface bridge seperti dibawah 10. Masih pada menu Bridge klik dibagian VLANs dan tambahkan seperti dibawah 11. Pada menu Ports di Bridge tambahkan config seperti dibawah. PENGUJIAN Ping VLAN10 dan VLAN30 Note : Tidak bisa melanjutkan karena Komputer kurang mampu saat menjalankan Virtualbox Linux

VLAN (Virtual LAN)

Nama : Dhyrel Gathan Marcellino Kelas : IX TJKT 2 No : 11 Teori Dasar   Teori VLAN : VLAN adalah teknologi jaringan komputer yang memungkinkan pemisahan jaringan fisik menjadi beberapa jaringan logis. Dimana hal ini memungkinkan seorang administrator jaringan membuat beberapa jaringan virtual untuk keperluan fleksibilitas dan skalabilitas. Hal ini memungkinkan kita untuk mengelola dan mengoptimalkan lalu lintas jaringan dengan lebih baik. Teori Mode Access : VLAN Access adalah jenis VLAN di mana setiap port switch terhubung ke satu VLAN saja. Setiap VLAN memiliki domain siaran terpisah dan hanya dapat berkomunikasi dengan perangkat di dalam VLAN tersebut. Ini memungkinkan untuk mengatur keamanan, menentukan bandwidth yang dapat diakses, dan mengisolasi masalah jaringan dalam VLAN tertentu tanpa memengaruhi jaringan atau vlan yang lain. Teori Mode Trunk : VLAN Trunking adalah teknologi yang memungkinkan untuk mengirimkan banyak VLAN melalui satu port atau koneksi jaringan. Dalam ...

PAT (Port Address Translation/NAT Overload)

Nama : Dhyrel Gathan Marcellino Kelas : XI TJKT 2 No : 11 Teori Dasar   Teori Dasar PAT :  Port Address Translation (PAT), juga dikenal sebagai NAT Overload, adalah metode yang digunakan dalam jaringan untuk memetakan beberapa alamat IP privat ke satu alamat IP publik dengan menggunakan nomor port sumber yang berbeda. PAT umumnya digunakan untuk menghemat alamat IP publik dan memungkinkan beberapa host internal untuk berbagi satu alamat IP publik untuk lalu lintas keluar. Cara Instalasi  Cara Konfigurasi : 1. Konfigurasi pada R1. 2. Konfigurasi pada R2. 3. Konfigurasi pada SVR1 (Penambahan IP Address, Subnetmask, dan Gateway). 4. Konfigurasi pada PC1 (Penambahan IP Address, Subnetmask, dan Gateway). Cara Pembuatan WEB : Masuk ke SRV1>Services. Pengujian : Daftar Pustaka Teori Dasar PAT :  https://www.uninets.com/blog/what-is-port-address-translation Cara Instalasi :  https://youtu.be/NSn3qNToPa4?si=R2kEC22oZnhfAiJu