Langsung ke konten utama

Konfigurasi Manajemen User Hotspot dengan Usermanager v7

Nama : Dhyrel Gathan Marcellino
Kelas : XI TJKT 2
Tidak : 11
TOPOLOGI
Topologi Source https://app.diagrams.net

Langkah-Langkah Konfigurasi

1. Konfigurasi DHCP-Client eth1

2. Konfigurasi IP Addresses  untuk eth2

3. Konfigurasi Firewall NAT

4. Konfigurasi DHCP Server

5. Konfigurasi Hotspot Setup

6. Setelah itu pindah ke menu Server Profiles. Klik 2 kali pada hsprof1 matikan ceklis pada Cookie.

7. Masih di Server Profiles. Sekarang di RADIUS ceklis pada menu Use RADIUS.


8. Konfigurasi RADIUS Server.
Ceklis pada menu hotspot 
Address : Disini saya isi menggunakan IP Address eth1
Secret : Terserah kalian
Pada menu Incoming ceklis pada bagian Accept 

9. Konfigurasi Usermanager. Pada Routes isi sesuai dengan yang sudah kita konfigurasi pada RADIUS Server. Lalu pada menu setting ceklis pada menu enable.



10. Konfigurasi Profiles. Klik tanda + untuk menambahkan profile baru.


11. Konfigurasi Limitations. Limitations>Add (klik tanda +).


12. Konfigurasi Profile Limitations.


13. Konfigurasi Users.
Number of Users : Terserah kalian (Jumlah voucher)
Username Length : Panjang username setelah Username prefix 
Username prefix : Terserah kalian
Password Length : Terserah kalian 
Profile : Pilih yang sudah kita buat tadi



Pengecekan 

1. Masuk ke domain yang sudah di buat pada hotspot setup (DNS Name). Setelah itu masukkan User dan Password.


2. Jika sudah terhubung maka akan muncul pada bagian Sessions jika di Usermanager dan di Active jika di Menu Hotspot.




Terhubung ke PC 


















Komentar

Postingan populer dari blog ini

LAPORAN UJI KOMPETENSI KEAHLIAN

Nama : Dhyrel Gathan Marcellino  Kelas : XII TJKT 2 No : 11 1. Buat DHCP Client Seperti gambar dibawah 2. Tambahkan VLAN pada menu Interface-VLAN 3. Klik IP-Address List dan tambahkan beberapa IP seperti dibawah 4. Klik IP-DHCP Server lalu klik DHCP Setup dan buat seperti dibawah 5. Lalu pergi ke Firewall-NAT dan tambahkan config seperti dibawah 6. Klik Filter Rules pada Firewall dan tambahkan filter seperti dibawah 7. Buka Switch pada mikrotik ke-2 dan pada menu VLAN , config seperti dibawah 8. Pada menu Port setting seperti ini 9. Masuk ke menu Bridge dan tambahkan interface bridge seperti dibawah 10. Masih pada menu Bridge klik dibagian VLANs dan tambahkan seperti dibawah 11. Pada menu Ports di Bridge tambahkan config seperti dibawah. PENGUJIAN Ping VLAN10 dan VLAN30 Note : Tidak bisa melanjutkan karena Komputer kurang mampu saat menjalankan Virtualbox Linux

VLAN (Virtual LAN)

Nama : Dhyrel Gathan Marcellino Kelas : IX TJKT 2 No : 11 Teori Dasar   Teori VLAN : VLAN adalah teknologi jaringan komputer yang memungkinkan pemisahan jaringan fisik menjadi beberapa jaringan logis. Dimana hal ini memungkinkan seorang administrator jaringan membuat beberapa jaringan virtual untuk keperluan fleksibilitas dan skalabilitas. Hal ini memungkinkan kita untuk mengelola dan mengoptimalkan lalu lintas jaringan dengan lebih baik. Teori Mode Access : VLAN Access adalah jenis VLAN di mana setiap port switch terhubung ke satu VLAN saja. Setiap VLAN memiliki domain siaran terpisah dan hanya dapat berkomunikasi dengan perangkat di dalam VLAN tersebut. Ini memungkinkan untuk mengatur keamanan, menentukan bandwidth yang dapat diakses, dan mengisolasi masalah jaringan dalam VLAN tertentu tanpa memengaruhi jaringan atau vlan yang lain. Teori Mode Trunk : VLAN Trunking adalah teknologi yang memungkinkan untuk mengirimkan banyak VLAN melalui satu port atau koneksi jaringan. Dalam ...

PAT (Port Address Translation/NAT Overload)

Nama : Dhyrel Gathan Marcellino Kelas : XI TJKT 2 No : 11 Teori Dasar   Teori Dasar PAT :  Port Address Translation (PAT), juga dikenal sebagai NAT Overload, adalah metode yang digunakan dalam jaringan untuk memetakan beberapa alamat IP privat ke satu alamat IP publik dengan menggunakan nomor port sumber yang berbeda. PAT umumnya digunakan untuk menghemat alamat IP publik dan memungkinkan beberapa host internal untuk berbagi satu alamat IP publik untuk lalu lintas keluar. Cara Instalasi  Cara Konfigurasi : 1. Konfigurasi pada R1. 2. Konfigurasi pada R2. 3. Konfigurasi pada SVR1 (Penambahan IP Address, Subnetmask, dan Gateway). 4. Konfigurasi pada PC1 (Penambahan IP Address, Subnetmask, dan Gateway). Cara Pembuatan WEB : Masuk ke SRV1>Services. Pengujian : Daftar Pustaka Teori Dasar PAT :  https://www.uninets.com/blog/what-is-port-address-translation Cara Instalasi :  https://youtu.be/NSn3qNToPa4?si=R2kEC22oZnhfAiJu