Langsung ke konten utama

Diagnosa WAN Menggunakan MikroTik

Nama : Dhyrel Gathan Marcellino

Kelas : XI TJKT 2

No : 11

 


Tujuan : 

 Peserta didik dapat melakukan diagnosa dasar terhadap koneksi Wide Area Network (WAN) pada perangkat MikroTik untuk mengetahui kondisi koneksi dan mengidentifikasi potensi masalah.

 

Alat dan Bahan:

1. Router MikroTik yang sudah dikonfigurasi dan terhubung ke jaringan WAN.

2. Akses ke Winbox atau Terminal MikroTik untuk melakukan pengujian.

3. Koneksi internet untuk melakukan tes jaringan.

 

Langkah-Langkah Diagnosa WAN Menggunakan MikroTik:

1. Persiapan dan Login ke Router MikroTik

• Buka aplikasi Winbox dan login ke router MikroTik menggunakan IP Address, username, dan password.

• Atau, login menggunakan terminal melalui SSH atau Telnet jika Winbox tidak tersedia.

 

2. Cek Koneksi ke Gateway WAN

• Masuk ke Terminal MikroTik.

• Jalankan perintah berikut untuk memeriksa apakah router dapat mencapai gateway WAN:

ping [IP Gateway]

• Jika hasil ping menunjukkan Reply dengan waktu respons stabil, artinya router terhubung dengan gateway WAN.

• Jika tidak ada respons, ada kemungkinan masalah pada koneksi fisik atau konfigurasi IP.

 

3. Cek Koneksi ke Internet (Ping ke DNS)

• Ping ke alamat DNS umum seperti 8.8.8.8 atau 1.1.1.1 untuk memastikan koneksi internet:

ping 8.8.8.8

• Jika router mendapatkan reply dengan respons yang stabil, maka koneksi ke internet aktif.

• Jika tidak ada respons, cek konfigurasi IP publik, routing, atau masalah dari ISP.

4. Uji Koneksi Menggunakan Perintah traceroute

 

• Gunakan Traceroute untuk melihat jalur koneksi ke server tertentu (misalnya google.com):

/tool traceroute address=google.com

• Hasil traceroute akan menunjukkan hop (lompatan) pada jaringan antara router MikroTik dan server tujuan.

• Jika terdapat hop yang memakan waktu lama atau gagal, hal tersebut dapat menunjukkan lokasi potensi masalah.

 

5. Cek Statistik Lalu Lintas Interface WAN

• Masuk ke Interface pada Winbox.

• Pilih interface WAN (biasanya bernama ether1 atau sesuai nama yang telah diatur).

• Periksa Traffic dan Status interface tersebut.

• Pastikan tidak ada error, packet drop, atau collisions yang tinggi. Ini bisa menjadi tanda masalah koneksi fisik.

 

6. Cek Log untuk Mendapatkan Informasi Koneksi

• Buka Log untuk melihat apakah ada pesan error atau peringatan terkait koneksi WAN.

•Pada Winbox, buka Log di menu sebelah kiri.

• Pesan terkait DHCP (jika menggunakan DHCP dari ISP), perubahan status interface, atau kegagalan koneksi dapat ditemukan di sini.

 

7. Uji DNS dengan nslookup

• Gunakan nslookup untuk memastikan DNS server berfungsi dengan baik:

/tool dns-update

• Anda juga bisa menguji alamat DNS spesifik. Contoh untuk menguji google.com:

/tool fetch url="http://google.com"

• Jika hasil DNS menunjukkan “timeout” atau error, coba periksa konfigurasi DNS di menu IP > DNS dan pastikan router terhubung ke DNS yang valid.

 

8. Tes Bandwidth WAN

• Buka Tools > Bandwidth Test pada Winbox untuk mengukur kecepatan koneksi.

• Masukkan IP Address tujuan (server tujuan pengujian, misalnya server ISP atau jaringan internal) dan jalankan pengujian.

• Hasil pengujian akan menunjukkan kecepatan download dan upload, yang bisa digunakan untuk menilai apakah koneksi sesuai dengan paket yang disediakan ISP.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konfigurasi Routing Dinamis (OSPF) MikroTik RouterBoard

Nama : Dhyrel Gathan Marcellino Kelas : XI TJKT 2 No : 11 TOPOLOGI Topologi Source : https://app.diagrams.net   Langkah-Langkah Konfigurasi   R1-Osaka   1. Konfigurasi IP Address untuk eth2 dan eth4. 2. Konfigurasi DHCP-SERVER untuk eth2. Konfigurasi OSPF pada menu Routing    1. Konfigurasi Instances. Klik 2 kali pada default lalu ubah Redistribute Default Route menjadi Always (as type 1). 2. Konfigurasi Network pada OSPF. Add Network dengan IP yang sudah di konfigurasi di Addresses dan IP Address PC kedua. R2-Hokkaido   1. Konfigurasi IP Address untuk eth2 dan eth4. 2. Konfigurasi DHCP-SERVER untuk eth2. Konfigurasi OSPF pada menu Routing   1.Konfigurasi Instances. Klik 2 kali pada default lalu ubah Redistribute Default Route menjadi Always (as type 1). 2. Konfigurasi Network pada OSPF. Add Network dengan IP yang sudah di konfigurasi di Addresses dan IP Address PC pertama. Pengecekan   PC1  Ping PC2 dari PC1 PC2 Ping PC1 dari PC2

VLAN (Virtual LAN)

Nama : Dhyrel Gathan Marcellino Kelas : IX TJKT 2 No : 11 Teori Dasar   Teori VLAN : VLAN adalah teknologi jaringan komputer yang memungkinkan pemisahan jaringan fisik menjadi beberapa jaringan logis. Dimana hal ini memungkinkan seorang administrator jaringan membuat beberapa jaringan virtual untuk keperluan fleksibilitas dan skalabilitas. Hal ini memungkinkan kita untuk mengelola dan mengoptimalkan lalu lintas jaringan dengan lebih baik. Teori Mode Access : VLAN Access adalah jenis VLAN di mana setiap port switch terhubung ke satu VLAN saja. Setiap VLAN memiliki domain siaran terpisah dan hanya dapat berkomunikasi dengan perangkat di dalam VLAN tersebut. Ini memungkinkan untuk mengatur keamanan, menentukan bandwidth yang dapat diakses, dan mengisolasi masalah jaringan dalam VLAN tertentu tanpa memengaruhi jaringan atau vlan yang lain. Teori Mode Trunk : VLAN Trunking adalah teknologi yang memungkinkan untuk mengirimkan banyak VLAN melalui satu port atau koneksi jaringan. Dalam ...

PAT (Port Address Translation/NAT Overload)

Nama : Dhyrel Gathan Marcellino Kelas : XI TJKT 2 No : 11 Teori Dasar   Teori Dasar PAT :  Port Address Translation (PAT), juga dikenal sebagai NAT Overload, adalah metode yang digunakan dalam jaringan untuk memetakan beberapa alamat IP privat ke satu alamat IP publik dengan menggunakan nomor port sumber yang berbeda. PAT umumnya digunakan untuk menghemat alamat IP publik dan memungkinkan beberapa host internal untuk berbagi satu alamat IP publik untuk lalu lintas keluar. Cara Instalasi  Cara Konfigurasi : 1. Konfigurasi pada R1. 2. Konfigurasi pada R2. 3. Konfigurasi pada SVR1 (Penambahan IP Address, Subnetmask, dan Gateway). 4. Konfigurasi pada PC1 (Penambahan IP Address, Subnetmask, dan Gateway). Cara Pembuatan WEB : Masuk ke SRV1>Services. Pengujian : Daftar Pustaka Teori Dasar PAT :  https://www.uninets.com/blog/what-is-port-address-translation Cara Instalasi :  https://youtu.be/NSn3qNToPa4?si=R2kEC22oZnhfAiJu