Langsung ke konten utama

MIKROTIK FUNDAMENTAL

Nama : Dhyrel Gathan Marcellino

Kelas : XI TJKT 2

No : 11

Pengertian Mikrotik

Mikrotik adalah sistem operasi yang berbasis perangkat lunak (software) yang dipergunakan untuk menjadikan komputer sebagai router sebuah jaringan. Mikrotik juga menggunakan sistem operasi berbasis Linux dan menjadi dasar network router. Sistem operasi (OS) ini sangat cocok untuk membangun administrasi jaringan komputer yang berskala kecil hingga besar. 

Namun, hingga saat ini masih banyak orang yang salah memahami pengertian dari mikrotik dan router. Jika mikrotik adalah sebuah sistem operasi yang termasuk dalam golongan open source, maka router merupakan perangkat keras yang berfungsi sebagai penghubung antara dua jaringan atau lebih. Jadi, perbedaan yang paling mendasar adalah mikrotik sebagai software dan router berperan menjadi hardware.

 

1. DHCP Server

Pengertian

Dynamic Host Configuration Protocol atau biasa di singkat DHCP adalah protokol berbasis server yang di gunakan untuk memudahkan penyebaran IP Address ke sebuah jaringan secara otomatis. Hal ini tentu akan sangat membantu karena kamu tidak perlu melakukan pengaturan IP Address dari satu perangkat ke perangkat lain dengan cara manual.

Cara Setting

  1. Buka Winbox dan login ke Router Mikrotik.
  2. Masuk ke menu `IP > DHCP Server`.
  3. Klik `DHCP Setup`, pilih interface yang akan digunakan sebagai DHCP Server, lalu ikuti langkah-langkah yang ada hingga selesai.

 

2. Bridge


Pengertian

Bridge adalah penghubung antar jaringan agar pertukaran data bisa dilakukan dan menunjang berbagai pengaturan sirkulasi data. Alat ini bisa membuat jaringan LAN terhubung dengan LAN lain secara wireless. 

Cara Setting

  1. Masuk ke menu `Bridge > Bridge`.
  2. Klik tanda `+` untuk menambahkan bridge baru.
  3. Setelah bridge dibuat, tambahkan interface yang ingin di-bridge dengan masuk ke `Bridge > Ports`, lalu tambahkan interface-interface yang akan disatukan.

 

3. Routing (static & dinamis)


Pengertian

Routing adalah suatu proses pada paket yang akan meneruskan jaringan dari satu jaringan menuju ke jaringan lainnya melalui internet. Lalu, routing juga bisa diartikan sebagai cara beberapa jaringan yang terhubung yang menjadikan jaringan internet mampu ditransmisikan dari satu jaringan ke jaringan lainnya.

Cara Setting Statis
  1. Masuk ke menu `IP > Routes`.
  2. Klik tanda `+` untuk menambahkan route baru.
  3. Masukkan `Destination Address` dan `Gateway`.
Cara Setting Dinamis
  1. Masuk ke menu `Routing > OSPF`.
  2. Konfigurasi area dan jaringan yang akan dirouting.
 
4. Wireless

Pengertian
 
Wireless adalah teknologi komunikasi nirkabel yang memungkinkan pengiriman data tanpa kabel fisik. Dengan menggunakan gelombang radio, inframerah, atau gelombang elektromagnetik lainnya, perangkat elektronik seperti komputer, laptop, smartphone, dan perangkat IoT dapat terhubung ke jaringan tanpa ketergantungan pada kabel.
 
Cara Setting
  1. Masuk ke menu `Wireless`.
  2. Klik `Enable` pada interface wireless.
  3. Klik `Wireless` lalu atur mode (AP atau Station), SSID, dan parameter lainnya.

 

5. Firewall

Pengertian

firewall adalah perangkat keamanan jaringan yang memantau dan menyaring lalu lintas jaringan yang masuk dan keluar berdasarkan aturan keamanan (security rules) yang telah ditetapkan sebelumnya. Pada dasarnya, firewall merupakan perangkat lunak yang diinstal di dalam komputer dan digunakan untuk meningkatkan proteksi keamanan perangkat yang terhubung ke jaringan internet.

Cara Setting

  1. Masuk ke menu `IP > Firewall`.
  2. Klik `Filter Rules`, lalu tambahkan aturan baru dengan mengklik tanda `+`.
  3. Atur chain (input, output, forward) dan kriteria lainnya seperti IP Source, IP Destination, dst.
 
6. Quality of Service
 

Pengertian

Quality of Service adalah penggunaan mekanisme atau teknologi yang bekerja pada suatu jaringan untuk mengontrol lalu lintas dan menjamin kinerja aplikasi kritis dengan kapasitas jaringan terbatas. Hal ini memungkinkan organisasi untuk menyesuaikan lalu lintas jaringan mereka secara keseluruhan  dengan memprioritaskan aplikasi tertentu yang berkinerja tinggi.

Cara Setting
  1. Masuk ke menu `Queues > Queue Tree`.
  2. Tambahkan queue baru dengan mengklik tanda `+`, lalu atur parent, target, dan max-limit sesuai kebutuhan.

 

7. Tunneling

Pengertian

Tunneling adalah metode transmisi data secara rahasia melalui jaringan publik. Transmisi terjadi menggunakan jaringan publik; namun, data tersebut dimaksudkan untuk digunakan hanya dalam jaringan pribadi. Terowongan jaringan menyediakan koneksi langsung antara server jarak jauh dan jaringan lokal, dan transmisi data tidak terdeteksi oleh jaringan publik.

Cara Setting
  1. Masuk ke menu `PPP > Interface`, tambahkan interface baru dan pilih protokol VPN (PPTP, L2TP, SSTP).
  2. Konfigurasi username, password, dan IP Pool untuk VPN Client.


 

 

 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konfigurasi Routing Dinamis (OSPF) MikroTik RouterBoard

Nama : Dhyrel Gathan Marcellino Kelas : XI TJKT 2 No : 11 TOPOLOGI Topologi Source : https://app.diagrams.net   Langkah-Langkah Konfigurasi   R1-Osaka   1. Konfigurasi IP Address untuk eth2 dan eth4. 2. Konfigurasi DHCP-SERVER untuk eth2. Konfigurasi OSPF pada menu Routing    1. Konfigurasi Instances. Klik 2 kali pada default lalu ubah Redistribute Default Route menjadi Always (as type 1). 2. Konfigurasi Network pada OSPF. Add Network dengan IP yang sudah di konfigurasi di Addresses dan IP Address PC kedua. R2-Hokkaido   1. Konfigurasi IP Address untuk eth2 dan eth4. 2. Konfigurasi DHCP-SERVER untuk eth2. Konfigurasi OSPF pada menu Routing   1.Konfigurasi Instances. Klik 2 kali pada default lalu ubah Redistribute Default Route menjadi Always (as type 1). 2. Konfigurasi Network pada OSPF. Add Network dengan IP yang sudah di konfigurasi di Addresses dan IP Address PC pertama. Pengecekan   PC1  Ping PC2 dari PC1 PC2 Ping PC1 dari PC2

VLAN (Virtual LAN)

Nama : Dhyrel Gathan Marcellino Kelas : IX TJKT 2 No : 11 Teori Dasar   Teori VLAN : VLAN adalah teknologi jaringan komputer yang memungkinkan pemisahan jaringan fisik menjadi beberapa jaringan logis. Dimana hal ini memungkinkan seorang administrator jaringan membuat beberapa jaringan virtual untuk keperluan fleksibilitas dan skalabilitas. Hal ini memungkinkan kita untuk mengelola dan mengoptimalkan lalu lintas jaringan dengan lebih baik. Teori Mode Access : VLAN Access adalah jenis VLAN di mana setiap port switch terhubung ke satu VLAN saja. Setiap VLAN memiliki domain siaran terpisah dan hanya dapat berkomunikasi dengan perangkat di dalam VLAN tersebut. Ini memungkinkan untuk mengatur keamanan, menentukan bandwidth yang dapat diakses, dan mengisolasi masalah jaringan dalam VLAN tertentu tanpa memengaruhi jaringan atau vlan yang lain. Teori Mode Trunk : VLAN Trunking adalah teknologi yang memungkinkan untuk mengirimkan banyak VLAN melalui satu port atau koneksi jaringan. Dalam ...

PAT (Port Address Translation/NAT Overload)

Nama : Dhyrel Gathan Marcellino Kelas : XI TJKT 2 No : 11 Teori Dasar   Teori Dasar PAT :  Port Address Translation (PAT), juga dikenal sebagai NAT Overload, adalah metode yang digunakan dalam jaringan untuk memetakan beberapa alamat IP privat ke satu alamat IP publik dengan menggunakan nomor port sumber yang berbeda. PAT umumnya digunakan untuk menghemat alamat IP publik dan memungkinkan beberapa host internal untuk berbagi satu alamat IP publik untuk lalu lintas keluar. Cara Instalasi  Cara Konfigurasi : 1. Konfigurasi pada R1. 2. Konfigurasi pada R2. 3. Konfigurasi pada SVR1 (Penambahan IP Address, Subnetmask, dan Gateway). 4. Konfigurasi pada PC1 (Penambahan IP Address, Subnetmask, dan Gateway). Cara Pembuatan WEB : Masuk ke SRV1>Services. Pengujian : Daftar Pustaka Teori Dasar PAT :  https://www.uninets.com/blog/what-is-port-address-translation Cara Instalasi :  https://youtu.be/NSn3qNToPa4?si=R2kEC22oZnhfAiJu